Apr 10, 2012 - Article    No Comments

Belajar Bahasa Indonesia dan Teknik Penulisan Ilmiah (Kalimat Efektif 1)

Pelajaran kita selanjutnya adalah kalimat efektif. Kali ini kita akan membahas tentang kesepadanan, keparalelan, dan ketegasan. Sebelum kita membahas itu, yuk simak dulu apa sih kalimat efektif itu dan bagaimana ciri-cirinya.

Kalimat efektif ialah kalimat yang benar, jelas, dan mempunyai makna yang mudah dipahami oleh pembaca secara tepat. Ciri-cirinya adalah :
(1) kesepadanan/kepadanan struktur (kesatuan/koherensi),
(2) keparalelan/kesejajaran bentuk,
(3) ketegasan/penekanan kata,
(4) kehematan kata,
(5) kepaduan gagasan,
(6) kelogisan bahasa,
(7) Kevariasian

Kesepadanan ialah keseimbangan antara gagasan dan struktur bahasa yang digunakan. Kesepadanan kalimat dibangun melalui kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Kesatuan menunjuk bahwa dalam satu kalimat hendaknya hanya ada satu ide pokok. Satu ide pokok tidak diartikan sebagai ide tunggal, tetapi ide yang dapat dikembangkan ke dalam beberapa ide penjelas.

Ciri-ciri kesepadanan diantaranya adalah :

  • Mempunyai struktur jelas.
  • Kejelasan subjek dan predikat dapat dilakukan dengan tidak menggunakan kata depan: di, dalam, bagi, untuk, pada, sebagai, tentang, mengenai, menurut, dan sebagainya yang ditempatkan di depan subjek.
  • Tidak terdapat subjek ganda.
  • Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang.

Salah satu contohnya adalah : Dalam pembangunan sangat berkaitan dengan stabilitas politik. Seharusnya –> Pembangunan sangat berkaitan dengan stabilitas politik.

Keparalelan atau kesejajaran bentuk adalah terdapatnya unsur-unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai di dalam kalimat. Bila bentuk pertama menggunakan nomina, bentuk kedua dan seterusnya juga harus menggunakan
nomina. Demikian pula bila menggunakan bentuk-bentuk lain.

Salah satu contohnya adalah : Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara wajar. Seharusnya –> Harga minyak dibekukan atau dinaikkan secara wajar.

Ketegasan atau penekanan kata merupakan perlakuan khusus pada kata tertentu dalam kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan. Ada beberapa cara penekanan dalam kalimat:

  1. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu pada awal kalimat –> (Persoalan itu dapat diselesaikan dengan mudah)
  2. Melakukan pengulangan (repetisi) –> (Saudara-saudara, kita tidak suka dibohongi, kita tidak suka ditipu, kita tidak suka dibodohi)
  3. Melakukan pengontrasan kata kunci –> (Peserta kegiatan ini adalah laki-laki, bukan perempuan)
  4. Menggunakan partikel penegas –> (Andalah yang bertanggung jawab menyelesaikan masalah itu)

Itu adalah sedikit penjelasan dari kalimat efektif, masih semangat ya belajarnya. Lanjut yuk!

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!