Apr 10, 2012 - Article    No Comments

Belajar Bahasa Indonesia dan Teknik Penulisan Ilmiah (Kalimat Efektif 2)

Materi yang lalu, kita pernah membahasa tentang kalimat efektif kan? Masih kalimat efektif, kali ini kita akan membahas tentang kehematan kata, kepaduan gagasan, dan kelogisan makna. Langsung saja yuk kita simak.

Kehematan adalah upaya menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. (kata menjadi padat berisi.)
Dapat dilakukan dengan cara berikut ini :
- Menghilangkan pengulangan subyek
- Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata
- Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
- Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak

Contoh Menghilangkan pengulangan subyek :
- Karena ia tak diundang, dia tidak datang ke tempat itu.
- Hadirin serentak berdiri setelah mereka mengetahui bahwa Presiden datang.
Mestinya…
- Karena tak diundang, dia tidak datang ke tempat itu.
- Hadirin serentak berdiri setelah mengetahui bahwa Presiden datang.

Contoh Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata :
- Mira adalah gadis yang memakai baju warna merah
- Hari ini Agus naik kendaraan bemo.
Mestinya…
- Mira adalah gadis yang memakai baju merah
- Hari ini Agus naik kendaraan bemo.

Contoh Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat :
- Jangan naik ke atas karena licin.
- Mereka turun ke bawah melalui tangga darurat.
Mestinya…
- Jangan naik karena licin.
- Mereka turun melalui tangga darurat.

Contoh Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak :
- Para tamu-tamu telah hadir.
- Ia mengambil semua jeruk-jeruk yang masih ada di meja.
Mestinya…
- Para tamu telah hadir/Tamu-tamu telah hadir.
- Ia mengambil semua jeruk yang masih ada di meja atau Ia mengambil jeruk-jeruk yang masih ada di meja.

Kesatuan gagasan adalah terdapatnya satu ide pokok dalam sebuah kalimat. Contoh : Berdasarkan agenda sekretaris manajer personalia akan memberi pengarahan kepada pegawai baru.

Kelogisan adalah terdapatnya arti kalimat yang logis/masuk akal dan penulisannya sesuai EYD.
Contoh :
- Karena lama tinggal di asrama putra, anaknya semua laki-laki.
- Kepada ibu Intha, waktu dan tempat kami persilakan.
- Jalur ini terhambat oleh iring-iringan jenazah.

Sekian materi kita kali ini, kapan-kapan kita lanjut lagi dengan lebih spesifik. :)

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!