Apr 9, 2012 - Article    No Comments

Belajar Bahasa Indonesia dan Teknik Penulisan Ilmiah (Pengantar)

Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional kita, Negara Indonesia. Bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari sangat mudah, namun Bahasa Indonesia menjadi lumayan sulit ketika diterapkan dalam penulisan ilmiah karena harus sesuai dengan kaidah penulisan yang baik dan benar. Sebelum beranjak lebih jauh, kita harus tahu dulu Konsep Dasar Bahasa Indonesia.

Seperti yang kita tahu, ada dua cara berkomunikasi secara verbal dan non verbal. Komunikasi verbal bisa dilakukan dengan cara lisan maupun tertulis. Sedangkan komunikasi non verbal bisa dilakukan dengan simbol (tanda lalu lintas), isyarat (lambaian tangan), kode (morse), dan bunyi-bunyian (sirine, kentongan, dan lain-lain).

Fungsi bahasa apa sih? Sebenarnya banyak fungsi selain untuk berkomunikasi, beberapa diantaranya adalah untuk mengekspresikan diri, berintegrasi dan beradaptasi sosial, dan sebagai kontrol sosial.

Tahukah kamu? Ada beberapa macam ragam dan laras bahasa. Ragam bahasa adalah variasi bahasa yang terjadi karena pemakaian bahasa. Nah, ragam bahasa bisa dibedakan menjadi 5 ragam bahasa.

Berdasarkan media pengantarnya, ada ragam lisan dan ragam tulis. Kalau berdasarkan situasi pemakaiannya, ada ragam formal, ragam semi formal, dan ragam non formal.

Contohnya :

  • Ragam formal (Saya, Anda, Saudara, Bapak, Ibu, Saudara)
  • Ragam semi formal (Aku, Kamu, Bung, Mas, Dik, Mbak)
  • Ragam non formal (Gue, Ane, Lu, Neng, Situ)

Nah, udah tau kan bedanya? Perlu untuk diketahui, ragam formal atau baku merupakan ragam tertinggi. Sifat dari ragam ini memiliki kemantapan dinamis yaitu sesuai aturan dan kaidah yang tetap dan seragam. Sifat lainnya yaitu cendikia maksudnya logis dan masuk akal.

Sekarang kita belajar tentang laras bahasa. Laras bahasa adalah kesesuaian bahasa dengan fungsi pemakai. Bahasa dengan ciri tertentu yang dipakai atau difungsikan untuk keperluan tertentu. Berikut ini ada beberapa contoh laras bahasa.

  • Laras ilmiah
  • Laras sastra (puisi, cerpen, novel, dan lain-lain)
  • Laras jurnalistik (berita, editorial, iklan, dal lain-lain)
  • Laras hukum
  • Laras kedokteran
  • dan lain-lain.

 

Sebenernya apa aja sih ciri Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah? Simak poin-poin berikut ini.

  1. Menggunakan ragam formal
  2. Menggunakan kalimat efektif, dengan ciri (bentuk gramatikal singkat, menghindari bentuk berlebihan, dan memiliki kepadanan antara stuktur gramatik dan pola pikir)
  3. Menghindari makna ambigu atau ganda
  4. Menggunakan kata atau istilah yang bermakna lugas untuk menghindari makna kias
  5. Menghindari penonjolan pesona  untuk menjaga objektifitas isi tulisan
  6. Ada keselarasan atau keruntutan antar proposisi dan antar alinea.

Bagaimana sih Bahasa Indonesia yang baik dan benar itu? Yuk, kita perhatikan penjelasan berikut secara perlahan.

Bahasa yang baik apabila maknanya  mudah dipahami oleh komunikan dan ragamnya sudah sesuai dengan situasi. Bahasa yang benar adalah bahasa dengan ragam formal yang mengikuti kaidah baku. Nah, bahasa yang baik dan benar adalah bahasa yang maknanya dapat dipahami dan sesuai dengan situasi pemakainya serta tidak menyimpang dari kaidah yang telah dibakukan.

Sudahkah kita memakai Bahasa Indonesia dengan baik dan benar? :)

 

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!