Browsing "Article"
Apr 10, 2012 - Article    No Comments

Belajar Bahasa Indonesia dan Teknik Penulisan Ilmiah (Kalimat Efektif 2)

Materi yang lalu, kita pernah membahasa tentang kalimat efektif kan? Masih kalimat efektif, kali ini kita akan membahas tentang kehematan kata, kepaduan gagasan, dan kelogisan makna. Langsung saja yuk kita simak.

Kehematan adalah upaya menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. (kata menjadi padat berisi.)
Dapat dilakukan dengan cara berikut ini :
- Menghilangkan pengulangan subyek
- Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata
- Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
- Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak

Contoh Menghilangkan pengulangan subyek :
- Karena ia tak diundang, dia tidak datang ke tempat itu.
- Hadirin serentak berdiri setelah mereka mengetahui bahwa Presiden datang.
Mestinya…
- Karena tak diundang, dia tidak datang ke tempat itu.
- Hadirin serentak berdiri setelah mengetahui bahwa Presiden datang.

Apr 10, 2012 - Article    No Comments

Belajar Bahasa Indonesia dan Teknik Penulisan Ilmiah (Kevariasian)

Kali ini kita akan membahas tentang Variasi Kalimat. Sudah kayak motor aja ya pake variasi. Hehe. Nah, variasi kalimat ini disebut juga parafrasa. Penulis harus berusaha menghindarkan pembaca dari keletihan dan kebosanan. Contoh mudahnya adalah cara penulisan dalam novel yang seru sehingga kita tidak jenuh ketika membacanya. Namun, ada sedikit perbedaan dalam penulisan ilmiah. Simak terus yuk.

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat variasi kalimat.

1. Kalimat aktif menjadi kalimat pasif

Apr 10, 2012 - Article    No Comments

Belajar Bahasa Indonesia dan Teknik Penulisan Ilmiah (Kalimat Efektif 1)

Pelajaran kita selanjutnya adalah kalimat efektif. Kali ini kita akan membahas tentang kesepadanan, keparalelan, dan ketegasan. Sebelum kita membahas itu, yuk simak dulu apa sih kalimat efektif itu dan bagaimana ciri-cirinya.

Kalimat efektif ialah kalimat yang benar, jelas, dan mempunyai makna yang mudah dipahami oleh pembaca secara tepat. Ciri-cirinya adalah :
(1) kesepadanan/kepadanan struktur (kesatuan/koherensi),
(2) keparalelan/kesejajaran bentuk,
(3) ketegasan/penekanan kata,
(4) kehematan kata,
(5) kepaduan gagasan,
(6) kelogisan bahasa,
(7) Kevariasian

Kesepadanan ialah keseimbangan antara gagasan dan struktur bahasa yang digunakan. Kesepadanan kalimat dibangun melalui kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Kesatuan menunjuk bahwa dalam satu kalimat hendaknya hanya ada satu ide pokok. Satu ide pokok tidak diartikan sebagai ide tunggal, tetapi ide yang dapat dikembangkan ke dalam beberapa ide penjelas.