Browsing "Article"
Apr 10, 2012 - Article    9 Comments

Belajar Bahasa Indonesia dan Teknik Penulisan Ilmiah (S-P-O-K)

Kali ini kita belajar tentang SPOK. Ya, SPOK adalah Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan. Sebelum kita menuju kesana, kita belajar dahulu apa kalimat itu? Ada dua argumen tentang kalimat, yaitu :

Kalimat merupakan bentuk bahasa atau wacana yang digunakan sebagai sarana untuk menuangkan dan menyusun gagasan secara terbuka agar dapat dikomunikasikan kepada orang lain (Mustakim, 1994).

Kalimat adalah bagian ujaran yang mempunyai struktur minimal subjek dan predikat, mempunyai intonasi dan bermakna (Finoza, 2003).

Kalimat memiliki beberapa unsur atau unsur sintaksis (jabatan kata atau peran kata) yang terdiri dari :

  • Subjek (S)
  • Predikat (P)
  • Objek (O)
  • Pelengkap (Pel)
  • Keterangan (Ket)
Apr 9, 2012 - Article    No Comments

Belajar Bahasa Indonesia dan Teknik Penulisan Ilmiah (Tata Ejaan dan Pilihan Kata)

Dalam materi sebelumnya kita telah belajar tentang Konsep Dasar Bahasa Indonesia, nah sekarang kita belajar tentang Tata Ejaan dan Pilihan Kata).

Ada yang pernah tahu tentang Ejaan dan Mengeja kan? Tahukah kamu kalau Ejaan ≠ Mengeja? Bagi yang belum tahu, simak penjelasan berikut.

Ejaan adalah seperangkat aturan atau kaidah pelambangan bunyi bahasa, pemisahan, penggabungan, dan penulisannya dalam suatu bahasa. Sedangkan mengeja adalah kegiatan melafalkan huruf, suku kata, atau kata. Sudah cukup jelas bukan?

Ejaan ternyata juga memiliki sejarah. Diantaranya adalah :

  • Ejaan Van Ophuijsen (1901 – 1947)
    Menggunakan huruf j dan oe, menggunakan tanda diakrilik (koma, ain, dan tanda trema)
Apr 9, 2012 - Article    No Comments

Belajar Bahasa Indonesia dan Teknik Penulisan Ilmiah (Pengantar)

Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional kita, Negara Indonesia. Bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari sangat mudah, namun Bahasa Indonesia menjadi lumayan sulit ketika diterapkan dalam penulisan ilmiah karena harus sesuai dengan kaidah penulisan yang baik dan benar. Sebelum beranjak lebih jauh, kita harus tahu dulu Konsep Dasar Bahasa Indonesia.

Seperti yang kita tahu, ada dua cara berkomunikasi secara verbal dan non verbal. Komunikasi verbal bisa dilakukan dengan cara lisan maupun tertulis. Sedangkan komunikasi non verbal bisa dilakukan dengan simbol (tanda lalu lintas), isyarat (lambaian tangan), kode (morse), dan bunyi-bunyian (sirine, kentongan, dan lain-lain).