Mengenal System Performance

Kinerja sistem yang jelek dapat menurunkan kinerja semua database dan aplikasi yang di jalankan dalam sistem tersebut. Tidak ada satupun tuning databasse, aplikasi, atau SQL yang dapat meningkatkan kinerja jika implementasi sistem menyebabkan masalah kinerja. Masalah sistem dapat menyebabkan kinerja semua database dan aplikasi menjadi buruk.

system-performance

DBMS beroperasi pada konteks lingkungan besar yang terdiri dari software dan hardware. Setiap komponen harus dipasang, dikonfigurasi, dan diatur secara efektif untuk DBSM agar berfungsi sesuai dengan yang dibutuhkan. DBA harus mengerti bagaimana cara DBMS berinteraksi dengan hardware server, operating system, dan software penting lainnya. Pengaturan komponen dan koneksi dapat memberikan dampak terhadap konerja sistem.

Interaksi dengan Operating System (OS)

Ketika OS mengalami masalah, semua software yang berkerja dalam OS tersebut juga akan mengalami masalah. Untuk memastikan OS untuk aplikasi database, DBA harus menanyakan beberapa pertanyaan berikut ini:

  • Apakah memory untuk OS sudah dialokasikan?
  • Sebagian besar OS memiliki kemampuan untuk mengalokasikan beberapa ruang harddisk untuk menjadi swap area. Swap area digunakan ketika OS kehabisan memory. Apakah memory swap untuk OS sudah dialokasikan?
  • Bagaimana file database dialokasikan ketika database di implementasikan? Interaksi dengan file system dapat menyebabkan OS bentrok. Dengan memindah file database pada harddisk lain dapat membuat masalah menjadi minimal.
  • Beberapa OS mengijinkan administrator untuk menyetel prioritas aplikasi yang berjalan pada OS. Apakah tiap database sudah di beri prioritas?
  • Apakah versi OS di rekomendasikan oleh vendor DBMS? Apakah celah keamanan yang ada sudah di perbaiki?
  • Apakah parameter OS di modifikasi ketika memasang DBMS? Jika iya, apakah sudah sukses melewati test yang dibutuhkan untuk meyakinkan bahwa semua berjalan dengan yang diharapkan?

Selain itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya: DBMS harus dapat bekerja sama dengan software lainnya agar dapat memberikan layanan terbaik terhadap user serta Hardware harus dipasang dan diatur sesuai dengan sebagaimana mestinya agar DBMS beroperasi dengan efisien.

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!